Ditulis pada tanggal 21 Agustus 2018, oleh Dian Indah Shofarini, pada kategori Kegiatan, Lab RDPP, Tenaga Pengajar

IMG-20180726-WA0001Laboratorium Perencanaan Wilayah dan Kebijakan Publik, Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik UB diwakili oleh Ar. Rohman Taufiq Hidayat menandatangani deklarasi The Establishment of Asian Forum for Rural Research, Planning and Development (AFRRPD) pada tanggal 6 Juli 2018.

Penandatanganan deklarasi ini diadakan di Universitas Mahasaraswati Bali bersamaan dengan diadakannya konferensi internasional Rural Research and Planning Group (RRPG) ke-9 yang bertemakan “Asian Rural Sustainable Development: Promoting Spiritual, Culture Values and Local Practices”.

RRPG  merupakan  pertemuan dan jaringan di antara para ahli dan praktisi di bidang pembangunan pedesaan yang berencana untuk membahas, bertukar pengalaman, dan gagasan penelitian, merencanakan dan mengatur kegiatan untuk saling memberi manfaat. Pembentukan RRPG ini didasarkan pada kesukarelaan pada minat yang sama pada penelitian topik pedesaan dan praktik perencanaan pembangunan.

RRPG kini telah menyelenggarakan pertemuan tahunan yang dikemas dalam kegiatan konferensi. Pada Tahun 2019 mendatang Laboratorium Perencanaan Wilayah dan Kebijakan Publik Jurusan PWK mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah konferensi internasional itu.

Anggota RRPG berasal dari universitas, LSM, lembaga pembangunan internasional, badan pemerintah, dan lembaga terkait lainnya. Saat ini, jaringan anggota RRPG berasal dari negara-negara yaitu Inggris, Malaysia, Indonesia, Jepang, Bangladesh, Vietnam, Thailand, India dan Jerman sedangkan penandatanganan deklarasi dilakukan oleh beberapa perwakilan 17 institusi yang berasal dari Negara Indonesia, Malaysia, Jepang, Thailand, India, dan Singapura

Isi dari Dekalarasi Bali adalah sebagai berikut:

  1. Kerja sama untuk mengambangkan pendidikan tentang pengembangan desa berkelanjutan
  2. Penelitian, publikasi, dan Kolaborasi pengembangan
  3. Program pertukaran untuk pemberdayaan sumber daya pedesaan
  4. Sharing pengetahuan dan pengalaman tentang kebijakan dan perencanaan pedesaan
  5. Mengembangkan pendekatan inovatif dan entrepreneurship untuk promosi pedesaan dan regional.

“Dengan adanya deklarasi ini maka kerja sama dengan para anggota yang tergabung pada RRPG semakin bisa berkembang,” terang  Ar. Rohman Taufiq Hidayat, salah satu dosen PWK yang concern pada bidang pedesaan ini.

“Terlebih dengan adanya deklarasi ini memberikan kesempatan bagi dosen PWK untuk berkerja sama bidang penelitian, membuka peluang Kuliah Kerja Lapang (KKL) ke luar negeri untuk mahasiswa PWK FT UB, sehingga diharapkan Jurusan PWK terutama bidang Rural Planning semakin mendunia,” imbuhnya. (AA)