Ditulis pada tanggal 23 Mei 2012, oleh PWK Universitas Brawijaya, pada kategori Uncategorized

IMG_1482(1)

Budaya dan sejarah merupakan jembatan yang dapat mencerminkan kehidupan masa lalu di masa kini. Namun, seiring dengan berkembangnya waktu, peninggalan sejarah dan budaya seakan tersaingi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan akan ruang. Salah satu permasalahan yang terlihat pada warisan sejarah Malang Raya adalah adanya perubahan tampilan bangunan serta pengalihfungsian guna lahan sehingga kondisi dan keberadaan warisan sejarah, dalam hal ini bangunan cagar budaya semakin terdesak.

IMG_1377

Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan memperkenalkan budaya dan bangunan-bangunan bersejarah yang ada di Malang Raya semakin dikenal dan dapat menarik minat masyarakat terhadap wisata bangunan bersejarah. Selain itu, ditujukan pula untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk melesatrikan dan mempromosikan warisan budaya dan sejarah Malang Raya.

IMG_1468

Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota mengadakan kegiatan ini pada tanggal 19-21 Januari 2012 dan diisi dengan pameran foto yang mengambil objek bangunan colonial dan klasik di Malang Raya. Pameran foto ini merupakan┬áhasil karya dari peserta lomba fotografi yang sebagian besar pesertanya adalah pelajar. Pelaksanaan pameran tersebut mengambil tempat di Perpustakaan Umum Kota Malang. Kegiatan lainnya ialah diskusi yang mengangkat tema “Warisan Budaya dan Sejarah Malang Raya dalam Lensa” dengan narasumber dari pihak akademisi (Universitas Brawijaya – Prof. Ir. Antariksa, M.Eng., Ph.D), dan dari pemerhati sejarah dan budaya (Komunitas Pandu Pusaka – Dra. Kuniroh Gunadi).

IMG_1637

Acara diskusi ini dilaksanakan di Ria Djenaka Coffee & Resto dan dihadiri oleh mahasiswa, pemerhati budaya dan sejarah, pihak akademisi, serta pers. Hasil diskusi menyebutkan bahwa salah satu penghambat terbengkalainya warisan sejarah dan budaya di Malang Raya adalah karena minimnya perhatian pemerintah dan masyarakat terhadap peninggalan sejarah dan budaya. Diharapkan kegiatan ini membuka jalan untuk dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dan pemerintah di Malang Raya mengenai mendesaknya upaya pelestarian warisan sejarah dan budaya serta dapat terlibat dalam upaya pelestarian. No big thing could happen while there’s no little action occurred.